Penderita Obesitas Beresiko Mengalami Syaraf Kejepit

Penyakit syaraf kejepit atau yang istilahnya juga dikenal dengan Hernia Nucleus Pulposus disingkat dengan HNP merupakan suatu gangguan yang melibatkan ruptur annulus fibrosus sehingga nukleus pulposis menonjol (bulging) dan menekan kearah kanalis spinalis.

Nah, salah satu faktor yang beresiko adalah obsesitas atau kelebihan berat badan.

Obesitas bisa meningkatkan berat pada tulang belakang /dan tekanan pada diskus, struktur tulang belakang, serta herniasi pada diskus lumbalis yang rawan terjadi. Hal ini didukung dengan laporan terdapat 90 pasien rawat inap yang menderita Low Back Pain ( LBP) dan 16,5% diantaranya termasuk dalam kategori obesitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.

Lalu apa obesitas itu?

Pengertian Obesitas

Obesitas didefinisikan sebagai abnormal atau akumulasi lemak berlebih yang menyebabkan risiko masalah kesehatan. Secara patofiologi, obesitas merupakan proses penimbunan triasigliserol berlebih pada jaringan adipose karena imbalance (ketidakseimbangan antara asupan energi dengan penggunaannya). Ukuran populasi mentah obesitas adalah indeks massa tubuh (BMI), berat badan seseorang (dalam Kg) dibagi dengan kuadrat nya tinggi badan (dalam meter).

Berdasarkan distribusi lemaknya, obesitas itu dibedakan menjadi dua jenis yaitu Obesitas Sentral dan Obesitas umum. Dalam kaitannya dengan syaraf kejepit jenis obesitas sentral lah yang banyak ditemukan. Obesitas sentral merupakan kondisi kelebihan lemak yang terpusat pada daerah perut (intraabdominal).

Peningkatan prevalensi obesitas sentral ini, akan berdampak pada munculnya berbagai penyakit degeneratif yang memberi efek buruk pada kesehatan.

Obesitas Sentral dan HNP (more…)

copy konten melanggar hak cipta
wa